Kamis, 27 Desember 2012

Definisi Atom, Model Atom, Isotop, Isobar, Isoton dan Massa Atom Relatif 

 


 


 Atom adalah suatu materi yang paling kecil yang tidak dapat dibagi atau di pecah lagi. Tetapi meskipun atom tidak dapat di pecah lagi, atom mempunyai sebuah inti atau isi atom yang terdiri dari: 
 

   A.    Proton, yaitu inti atom yang bermuatan positif
   B.     Elektron, yaitu inti atom yang bermuatan negatif, dan
   C.     Neutron, yaitu inti atom yang tidak bermuatan/ netral.
Isotop, Isobar dan Isoton
1.    Isotop
Isotop adalah atom unsur sama dengan nomor massa berbeda. Isotop dapat dikatakan juga atom unsur yang mempunyai nomor massa berbeda, karena setiap unsur mempunyai nomor atom yang berbeda. Sebagai contoh nya atom Karbon (C), setiap karbon mempunyai nomor atom 6, tetapi nomor massa nya berbeda-beda.
2.    Isobar
Isobar adalah atom unsure yang berbeda tetapi mempunyai nomor massa yang sama. contohnya:  24 Na  dengan  24 Mg  yang memiliki nomor massa sama tapi nomor atom beda
 11                    12      
3.    Isoton
Isoton adalah atom unsur yang berbeda tetapi mempunyai jumlah neutron yang sama. contoh: 40 Ca  dengan  39 K yang sama – sama memiliki jumlah neutron 20
  20       19            
Massa Atom Relatif
Massa Atom Relatif, adalah perbandingan relatif massa atom unsur tertentu terhadap massa atom unsure lainnya. Satuan massa atom disingkat menjadi (sma).
1 sma = x massa atom C-12
Perkembangan Model Atom
A.  Model atom John Dalton (1803)
Pada tahun 1803, John Dalton menjelaskan bahwa atom merupakan partikel terkecil atau unsur yang tidak dapat di bagi lagi, kekal dan tidak dapat di musnahkan juga tidak dapat dbuat.
B.  Model atom Joseph John Thompson
Thompson merupakan penemu elektron. Menurutnya elektron tersebar secara merata di dalam atom(inti atom)yang dianggap sebagai suatu bola yang bermuatan negatif.

C. Model atom Ernest Rutherford
Menurutnya atom mempunyai inti yang bermuatan positif dan merupakan pusat massa atom dan elektron-elektron mengelilinginya. Dengan penelitian penembakan sinar alfa pada plat tipis emas, Rutherford berhasil menemukan bahwa inti atom positif dan elektron berada diluar inti atom.

D. Model atom Neils Bohr
Beberapa hal yang dijelaskan Bohr sebagai penyempurna teori Rutherford, yaitu:
-          Elektron mengorbit pada tingkat energy tertentu yang cocok dengan tingkat enrgi kulit.
-          Tiap elektron mempunyai energi tertentu yang cocok dengan energi kulit.
-          Dalam keadaan stasioner, elektron tidak melepas dan menyerap energi
-          Elektron dapat berpindah posisi dari tingkat energi tinggi menuju tingkat energi yang rendah dan sebaliknya dengan menyerap dan melepas energi
D.  Model atom Mekanika Gelombang (Mekanika Kuantum)
Menurut model atom ini, elektron tidak mengorbit pada lintasan tertentu, sehingga lintasan yang dikemukakan Bohr adalah sebuah kebenaran. Model atom ini menjelaskan bahwa elektron-elektron berada dalam orbital-orbital dengan tingkat energi tertentu. 
Orbital merupakan daerah dengan kemungkinan terbesar untuk menemukan elektron disekitar inti atom.

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar